Selasa, 24 Oktober 2017 menjadi awal dibuatnya kontrakku sebagai Budget Management Accounting Internship. HRD memintaku menulis laporan seperti catatan harian (disamping laporan absen), maka aku memutuskan sekalian saja kutulis di blogku ini. Dan, rencananya konten ini baru akan aku publish setelah aku beres magang nanti.
Aku sudah sangat exicited dan menunggu-nunggu hari di mana aku mendapat invitation untuk penerimaan magang pukul 14.00 di lt. 30. Aku sudah mentargetkan berangkat pukul 12.00, tapi karena sedang uts dan ada materi yang harus kupelajari terlebih dahulu, jadi aku berangkat dari kosan pukul 13.00. Untungnya aku sampai gedung The East tepat waktu, walau pun sangat mepet.
Aku menunggu sekitar 1 jam sampai akhirnya bertemu dengan hrd dan dijelaskan mengenai kontrak magang. Saat itu aku sangat kaget dengan fee yang ditawarkan. Aku bingung dan izin keluar sebentar untuk membicarakannya dengan kedua orangtuaku. Walaupun mereka bilang tidak usah dilanjutkan, namun pada akhirnya aku tetap menandatangani kontrak tersebut dengan jangka waktu yang diperpendek dari 3 bulan menjadi 2 bulan, yaitu sampai 24 desember nanti.
Sebetulnya aku sangat bangga bisa bergabung dengan Net Mediatama. Televisi yang lagi hits-hitsnya zaman sekarang dengan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif. Tentu aku sangat ingin menjadi bagian dari Net. Namun bagaiman pun juga, aku harus mencari uang, dan aku sedikit tertekan karena ini. Aku sangat ingin hidup mandiri tanpa menyusahkan orangtuaku, bahkan jika bisa, aku sangat ingin memberi hadiah untuk mereka. Tapi mungkin masih belum saatnya.
Untungnya orangtuaku tidak menekanku untuk mencari kerja, karena saat ini aku tengah melanjutkan kuliah. Ya, walaupun aku iri dengan teman-temanku yang sudah bekerja dan punya uang sendiri, tapi mereka lulus lebih awal dariku.
Well, back to the story. Introducing oleh hrd berlangsung satu jam, sampai akhirnya aku diantar ke ruang yang akan menjadi tempat kerjaku nanti.
Aku bertemu mas S, user yang sempat mewawancaraiku, kemudian mas S mengenalkanku pada semua staff BMA. Untungnya di situ ada satu orang lagi staff magang , sehingga aku punya teman. Mas S tidak menjelaskan apa-apa lagi, dan meminta staff magang tersebut yang melanjutkannya untukku.

0 comments:
Post a Comment